Minggu, 14 Mei 2023

Manfaat Lansia Olahraga

 Sebuah fakta menarik Tiyas dapatkan kemarin, saat seorang kakek berusia 75 tahun ingin fitness di tempat Tiyas bekerja. Sebagai suami yang baik, ia meminta izin terlebih dahulu pada istrinya. Namun, istrinya tidak bisa mengizinkan dengan alasan "bukan umurnya".


Wajar saja jika pertimbangan-pertimbangan muncul sebelum mengambil keputusan. Terutama, dalam investasi jangka panjang seperti berolahraga di tempat fitness. Meski begitu, umur bukanlah alasan yang tepat untuk menghambat seseorang berolahraga. Pada tulisan kali ini, Tiyas akan membahas manfaat olahraga bagi lansia. Yuk, simak sampai selesai!


Rata-rata anak muda berolahraga untuk membentuk tubuh agar tampil lebih menarik secara fisik. Mungkin inilah yang menjadi alasan munculnya statemen lansia tidak butuh olahraga. Karena biasanya, tujuan hidup lansia bukan lagi mengenai penampilan.


Mari kita fokus pada pengetahuan umum mengenai lansia. Lanjut usia sering dikaitkan dengan usia yang sudah tidak produktif, karena disebabkan oleh perubahan fungsi tubuh, otot, tulang dan sendi, pernafasan serta lansia rentan terkena gangguan kesehatan. Pertanyaannya; apakah karena sudah tidak produktif, maka penurunan fungsi tubuh itu kita biarkan saja? Atau, apakah karena ada gangguan kesehatan maka kita biarkan saja? Tentu tidak.


Karena penurunan fungsi tubuh, otot pada lansia menjadi lebih kaku. Penurunan kekuatan otot, juga wajar terjadi. Seseorang yang di waktu muda bisa mengangkat beban 3 kilo dengan mudah, bisa berbeda saat sudah tua. Manfaatnya adalah, kekuatan otot yang masih ada sekarang bisa terjaga, bahkan meningkat dengan olahraga.


Di usia lanjut, sendi sering tidak dapat digerakan sesuai dengan gerakannya hingga gerakan menjadi terbatas. Maka, fleksibilitas menjadi latihan bagi lansia. Manfaatnya, tubuh jadi lebih lentur.


Akan panjang sekali jika Tiyas bahas semua, tapi kalau Tiyas rangkum, begini intinya; Manfaat olahraga pada lansia antara lain dapat memperpanjang usia, menyehatkan dan memperbaiki daya tahan jantung, otot, tulang, membuat lansia lebih mandiri, mencegah obesitas, mengurangi kecemasan dan depresi, dan memperoleh kepercayaan diri yang lebih tinggi. Olahraga juga dikatakan dapat menurunkan risiko penyakit diabetes melitus, hipertensi dan penyakit jantung. Secara umum dikatakan bahwa olahraga pada lansia menunjang kesehatan dengan meningkatkan nafsu makan, membuat kualitas tidur lebih baik, dan mengurangi kebutuhan obat-obatan.


Olahraga yang baik bagi lansia adalah jalan kaki, jogging ringan, bersepeda sesuai kemampuan masing-masing, yoga dan aerobik ringan. Jangan lupa juga, selalu lakukan olahraga yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan tubuh, ya. Selalu lakukan konsultasi dengan dokter dan personal trainer untuk mendapatkan saran olahraga yang tepat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar