Tanggap Akan Kebutuhan Masyarakat, PT Misido Membuat Berbagai Program Sosial
*tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas kuliah penulis
*karena beberapa pertimbangan beberapa hal dalam tulisan ini disamarkan
Abstrak : Banyak hal bisa dilakukan untuk
menunjang etika bisnis yang baik. Salah satunya adalah dengan melakukan CSR (Corporate
Social Responsibility). PT Misido melakukan bentuk tanggung jawab sosial dengan
membentuk Desa Rempah, Operasi Katarak Gratis, Pemeriksaan dan Pemberian Kacamata
Gratis untuk Siswa SD, Mudik Gratis, Misido Tanggap Bencana, dan Pemberian
Beasiswa untuk Pelajar. Dalam
menerapkan implementasi CSR di PT Misido melakukan tahapan perencanaan,
Implementasi, dan Evaluasi.
Bagi para pengusaha,
tujuan etika bisnis adalah untuk meningkatkan kesadaran moral serta membuat
batasan-batasan bagi para pelaku bisnis serta menjalankan good business. Para
pengusaha harus memiliki pemahaman bahwa monkey business atau praktek bisnis kotor
hanya akan merugikan banyak pihak, termasuk dirinya sendiri pada akhirnya. Pemahaman dan
pelaksanaan etika dalam berbisnis dengan baik akan membawa suatu perusahaan ke
arah manajemen bisnis yang baik sehingga memiliki citra yang baik di mata semua
orang.
Banyak hal bisa dilakukan untuk menunjang etika bisnis
yang baik. Salah satunya adalah dengan melakukan CSR (Corporate
Social Responsibility). Begitu pula yang
dilakukan oleh PT Misido. Bentuk-bentuk dari Tanggung
Jawab Sosial Perseroan yang dilakukan PT Misido untuk masyarakat adalah sebagai
berikut :
1. Desa
Rempah
Pembentukan
Desa Rempah diharapkan dapat membantu warga sekitar untuk membudidayakan
tanaman rempah dan menjadikannya sebagai sumber penghasilan tambahan. Hal ini
sejalan dengan tujuan tanggung jawab sosial perusahaan dalam pembangunan
ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang
bermanfaat, baik bagi pelaku usaha maupun masyarakat sekitar.
2. Operasi
Katarak Gratis
PT
Misido merupakan salah satu penggagas Gerakan Penanggulangan Buta Katarak di
Indonesia dilatarbelakangi karena Penderita katarak di Indonesia masih sangat
tinggi terutama dari golongan masyarakat kurang mampu. Ketidaktahuan masyarakat
bahwa katarak bisa sembuh dengan operasi dan ketiadaaan biaya untuk pengobatan,
membuat jumlah penderita katarak meningkat setiap tahunnya.
3. Pemeriksaan
dan Pemberian Kacamata gratis untuk siswa SD
Bekerjasama
dengan IMADREP dan Dinaspen, sejak tahun 2013 Midosi melakukan pemeriksaan mata
untuk siswa sekolah dasar di Semar, Yogakarta dan sekitarnya, khususnya
para siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu. Pada tahun 2014 kegiatan ini
diperluas ke hiubaya dan kota-kota lainnya. Para siswa diberikan bantuan
kacamata gratis bila hasil pemeriksaan mendeteksi adanya gangguan mata/infeksi seperti
rabun jauh.
4. Mudik
Gratis
Ide
ini bermula dari keinginan untuk memberikan penghargaan kepada para penjual
jamu menjelang hari raya Idul Fitri. Perseroan kemudian melihat adanya permasalahan
klasik yang dihadapi para penjual jamu saat menjelang lebaran, yaitu kesulitan mendapatkan sarana, transportasi
mudik yang aman dan nyaman. Maka, pada tahun 1991 Misido memulai program mudik
Lebaran gratis. Program Mudik Lebaran gratis terus berlangsung secara rutin hingga
saat ini.
5. Misido
Tanggap Bencana
Salah
satu bentuk CSR Misido
adalah membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah seperti bencana banjir,
tanah longsor, gunung meletus dan kebakaran, contohnya erupsi Gunung Menabung
di Sumut pada tahun 2014,. Midosi memberikan bantuan berupa obat-obatan,
bahan makanan dan sejumlah uang.
6.
Pemberian Beasiswa untuk Pelajar
Contohnya
adalah PT Misido
memberikan beasiswa kepada semua siswa SD di desa Kawid (Desa yang berada di samping
PT Misido) yang berjumlah 122
anak tiap tahunnya diberikan bantuan pendidikan untuk membeli keperluan
sekolah.
Dalam
menerapkan implementasi CSR di PT Misido
terdapat tahapan-tahapan sebagai berikut :
Tahap
Perencanaan, Perencanaan dalam menjalankan Corporate Social Responsibility
(CSR) dapat memberikan pedoman bahwa suatu korporasi bukan lagi sebagai entitas
yang hanya mementingkan diri sendiri saja. Secara umum, perencanaan yang
dilakukan oleh PT Misido adalah
bersifat upgrade.
Tahap
Implementasi, Di dalam tahap ini perlu adanya keterlibatan antara tiga pihak
yaitu direksi sebagai pelaksana tanggung jawab sosial dan lingkungan, serikat pekerja
dan masyarakat yang dimaksudkan agar program CSR yang telah direncanakan dapat
terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.
Tahap
Evaluasi, Dalam tahap ini program CSR yang telah dilakukan oleh PT Misido setidak-tidaknya dalam
kurun waktu satu tahun akan di evaluasi satu per satu dari semua program yang
telah dilaksanakan selama satu tahun terakhir. Proses ini biasanya melibatkan
dua pihak yaitu dari pihak manajemen serta perwakilan dari karyawan yang
diwakili oleh serikat pekerja.
Sumber : www.jurnalepic.com
Sumber : www.jurnalepic.com