Senin, 15 April 2019

ETIKA BISNIS



Tanggap Akan Kebutuhan Masyarakat, PT Misido Membuat Berbagai Program Sosial



*tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas kuliah penulis
*karena beberapa pertimbangan beberapa hal dalam tulisan ini disamarkan

Abstrak : Banyak hal bisa dilakukan untuk menunjang etika bisnis yang baik. Salah satunya adalah dengan melakukan CSR (Corporate Social Responsibility). PT Misido melakukan bentuk tanggung jawab sosial dengan membentuk Desa Rempah, Operasi Katarak Gratis, Pemeriksaan dan Pemberian Kacamata Gratis untuk Siswa SD, Mudik Gratis, Misido Tanggap Bencana, dan Pemberian Beasiswa untuk Pelajar. Dalam menerapkan implementasi CSR di PT Misido melakukan tahapan perencanaan, Implementasi, dan Evaluasi.



Bagi para pengusaha, tujuan etika bisnis adalah untuk meningkatkan kesadaran moral serta membuat batasan-batasan bagi para pelaku bisnis serta menjalankan good business. Para pengusaha harus memiliki pemahaman bahwa monkey business atau praktek bisnis kotor hanya akan merugikan banyak pihak, termasuk dirinya sendiri pada akhirnya. Pemahaman dan pelaksanaan etika dalam berbisnis dengan baik akan membawa suatu perusahaan ke arah manajemen bisnis yang baik sehingga memiliki citra yang baik di mata semua orang.

Banyak hal bisa dilakukan untuk menunjang etika bisnis yang baik. Salah satunya adalah dengan melakukan CSR (Corporate Social Responsibility). Begitu pula yang dilakukan oleh PT Misido. Bentuk-bentuk dari Tanggung Jawab Sosial Perseroan yang dilakukan PT Misido untuk masyarakat adalah sebagai berikut :

1.      Desa Rempah

Pembentukan Desa Rempah diharapkan dapat membantu warga sekitar untuk membudidayakan tanaman rempah dan menjadikannya sebagai sumber penghasilan tambahan. Hal ini sejalan dengan tujuan tanggung jawab sosial perusahaan dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi pelaku usaha maupun masyarakat sekitar.

2.      Operasi Katarak Gratis

PT Misido merupakan salah satu penggagas Gerakan Penanggulangan Buta Katarak di Indonesia dilatarbelakangi karena Penderita katarak di Indonesia masih sangat tinggi terutama dari golongan masyarakat kurang mampu. Ketidaktahuan masyarakat bahwa katarak bisa sembuh dengan operasi dan ketiadaaan biaya untuk pengobatan, membuat jumlah penderita katarak meningkat setiap tahunnya.

3.      Pemeriksaan dan Pemberian Kacamata gratis untuk siswa SD

Bekerjasama dengan IMADREP dan Dinaspen, sejak tahun 2013 Midosi melakukan pemeriksaan mata untuk siswa sekolah dasar di Semar, Yogakarta dan sekitarnya, khususnya para siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu. Pada tahun 2014 kegiatan ini diperluas ke hiubaya dan kota-kota lainnya. Para siswa diberikan bantuan kacamata gratis bila hasil pemeriksaan mendeteksi adanya gangguan mata/infeksi seperti rabun jauh.

4.      Mudik Gratis

Ide ini bermula dari keinginan untuk memberikan penghargaan kepada para penjual jamu menjelang hari raya Idul Fitri. Perseroan kemudian melihat adanya permasalahan klasik yang dihadapi para penjual jamu saat menjelang lebaran, yaitu  kesulitan mendapatkan sarana, transportasi mudik yang aman dan nyaman. Maka, pada tahun 1991 Misido memulai program mudik Lebaran gratis. Program Mudik Lebaran gratis terus berlangsung secara rutin hingga saat ini.

5.      Misido Tanggap Bencana

Salah satu bentuk CSR Misido adalah membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah seperti bencana banjir, tanah longsor, gunung meletus dan kebakaran, contohnya erupsi Gunung Menabung di Sumut pada tahun 2014,. Midosi memberikan bantuan berupa obat-obatan, bahan makanan dan sejumlah uang.

6. Pemberian Beasiswa untuk Pelajar

Contohnya adalah PT Misido memberikan beasiswa kepada semua siswa SD di desa Kawid (Desa yang berada di samping PT Misido) yang berjumlah 122 anak tiap tahunnya diberikan bantuan pendidikan untuk membeli keperluan sekolah.


Dalam menerapkan implementasi CSR di PT Misido terdapat tahapan-tahapan sebagai berikut :

Tahap Perencanaan, Perencanaan dalam menjalankan Corporate Social Responsibility (CSR) dapat memberikan pedoman bahwa suatu korporasi bukan lagi sebagai entitas yang hanya mementingkan diri sendiri saja. Secara umum, perencanaan yang dilakukan oleh PT Misido adalah bersifat upgrade.

Tahap Implementasi, Di dalam tahap ini perlu adanya keterlibatan antara tiga pihak yaitu direksi sebagai pelaksana tanggung jawab sosial dan lingkungan, serikat pekerja dan masyarakat yang dimaksudkan agar program CSR yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.

Tahap Evaluasi, Dalam tahap ini program CSR yang telah dilakukan oleh PT Misido setidak-tidaknya dalam kurun waktu satu tahun akan di evaluasi satu per satu dari semua program yang telah dilaksanakan selama satu tahun terakhir. Proses ini biasanya melibatkan dua pihak yaitu dari pihak manajemen serta perwakilan dari karyawan yang diwakili oleh serikat pekerja.

Sumber : www.jurnalepic.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar